Jejak Manusia Mulia Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam Bersama Guru Merpati

Jejak Sang Nabi I

Tulisan berat menjelang maulid nabi muhammad saw
Beban hari harinya luar biasa Anak yang “terbuang” ini berteman dukalara di sepanjang malam dan siang nya Apakah memang harus begitu cara menempa pribadi luar biasa ini Terlahir sebagai yatim…
Masa kecil dihabiskan bukan dalam dekapan manja
Tanpa uang jajan yang selalu ada diasuh:
Ualimah sakdiah
Diasuh Aminah
Diasuh adul Muthallib, Diasuh Abu thalib
Ibarat piala bergilir saja, Yang tiap giliranya dilalui anak kecil itu dengan linangan air mata dan tanda tanya, Mengapa seperti ini?? Tidak ada yang tahu persis seperti apa rasanya, kecuali yg senasib denganya…..
Dimasa depan….semua keadaan ternyata memiliki makna dan tujuan
Tidak ada yang bisa dibanggakan, Menulis tak bisa,membaca apalagi Orasi tidak pernah, memimpin musyawarah apalagi Ikut acara pesta tidak, nongkrong tidak semua terlalu biasa masa remaja seperti apa yang bisa diceritakan pernah ikut perang…itupun hanya sebagai pengumpul panah lawan yang meleset beda banget dengan kawan mainya diwaktu kecil, si amr bin hisyam, anak sekolahan, organisatoris, ide ide solutif dan gagasan gagasan kemajuan behamburan dari lisanya ntuk ukuran pemuda harapan dialah orang nya. Terlalu bersahaja, jika diukur dari tren remaja yang membicarakan farfum mitsiq dan za’faran, tren mode, tentang kisah kisah nenek moyang terlalu alim, untuk tren remaja pria yang membicarakan putri mekkah, tarian striptise di thaif, pelombaan kuda, tentang jenis khamar terbaru. Terlalu lugu dalam membahas penyembahan hubbal,manat, latta, uzza. Tentang binatang pembawa sial, tentang perdukunan dan mistis, mitos dan legenda..

Jejak sang NABI II

     Terlahir sebagai putra abdullah bin abdul muthalib, dari bani hasyim. Masuk kategori jajaran keturunan terpandang di dalam klan qurays dan dikenal luas kedermawanan keluarga ini di jazirah arab ditiap musim haji. Dia pemuda yang dikenal tapi tidak begitu menonjol kiprahnya ditengah masyarakat diwaktu itu, tuhan ‘sengaja’ menyembunyikan rapat rapat potensi yang tersimpan dalan diri lelaki ini. Seperti kata pendeta bahirah ” andai Yahudi mengetahui keberadaan anak ini, ia akan berada dalam bahaya. Karena di luar jazirah, kabar tentang satria piningit sedang berhembus kencang. Termasuk pendeta yang menjadi guru Salman di persia. Tapi dimana tepatnya…sang Nabi pun tidak mengetahui bahwa dialah orangnya. Yang kelahiranya memadamkan api di biara majusi, merubuhkan sebagian bangunan istana kisra parsi secara mendadak. Segera saja para peramal mengait ngaitkan dua peristiwa bersamaan ini dengan tanda muncullah seorang yang akan menghancurkan kerajaan persia yang agung sekaligus menamatkan agama majusi di masa depan. Dunia yang berpenghuni 200 jutaan manusia saat itu ternyata sedang menyimpan satu pemuda yang akan merubah dunia dan membangkitkan ribuan kaum yang telah “mati” secara akidah. Dari bumi sriwijaya sampai bumi eropa, polytheisme telah memenangkan pertarungan dalam debat dan peperangan, dalam argumen dan intimidasi. Keyakinan bahwa tuhan itu SATU sedang berada diujung tanduk. Terancam punah secara total.
Pemuda yang bersahaja, sederhana, penuh dukalara, tidak banyak bicara, perenung, penyendiri, pedagang. Ternyata pemuda yang dirindukan planet bumi sejak zaman Adam, disebut sebut dalam ramalan, ada dalam seluruh kitab, termasuk injil hari ini yang menulisnya dengan paraclytos (sang penolong atau sang penghibur).

By: Guru merpati

Scroll to Top